1 Jan 2016

GE-ER DAN PEKA ITU BEDA TIPIS

Standard
Pernah suka dengan someone special? Maksudnya, entah bagaimana caranya tiba-tiba orang itu menjadi spesial di hati kita. Menjadi bagian dari jiwa kita walau nyatanya, doi belum tentu menyukai kita. Intinya, kita suka doi. Jatuh cinta padanya apapun itu alasannya, apapun itu penyebabnya, terlepas doi ada feedback juga atau nggak. Dalam konsep ini, posisi kita masih mencintai belum di cintai. 

Mencintai emang nggak mudah Bro. Apalagi bagi seorang lelaki yg mungkin bagi kebanyakan cewek itu udah di cap makhluk yang "Nggak Peka". Ini bukan sembarang vonis lho. Tapi vonis yang berlisensi oleh suatu lembaga yang nggak mungkin disalahkan. Punya hak veto mutlak dan nggak boleh macam-macam. Nggak mudah Bro. Serius. Mencintai itu penuh dengan pengorbanan, kesabaran, dan keyakinan. Baik itu dari cowok ataupun cewek, mencintai itu nggak gampang. 

Ketika cewek mencinta, artinya dia bakalan ngasih kode. Ketika cowok mencinta, artinya dia bakalan pdkt, nge-gombal dan lain sebagainya. Kalau akhirnya si cewek suka, ujung-ujungnya dia juga bakalan kasih kode biar ditembak. Nah, dalam konteks ini, Ge-Er dan Peka itu beda-beda tipis buat si cowok. Susah bedainnya. Sama kayak mantan dan setan, bedainnya juga susah. Sesusah ngupil pake jempolnya gebetan. Contoh:

Cowok: Mawar, aku sudah lama mencintaimu. Kamu baik dan aku yakin kamu juga baik untuk menjadi pendamping hidupku. Kamu mau nggak jadi kekasihku? 

Cewek: Mas Kumbang, jatuh cinta itu memang wajar. Mas berani ungkapkan itu juga wajar. Yang penting berani jujur. Tapi maaf, aku nggak bisa menerimanya. Maaf.

Hmmm, kayaknya si cowok ke ge-eran ya. Dikira kebaikan doi adalah kode ternyata murni emang dia dari sononya baik. Cowoknya aja yang mungkin ke ge-eran. Sabar ya, hidup memang penuh perjuangan kok. 

Atau juga bisa kayak gini, 

Cewek: Dalam hati, "Aku harus menunggu sampai kapan agar kau ucapkan cinta kepadaku. Kurang apa coba kode-kode yang aku sampaikan. Entahlah, mungkin satu, lima, bahkan sepuluh tahun akan aku tunggu"

Cowok: "Hmmm, enak nih eskrimnya. Kamu mau?"

Cewek: "iya mau.” Lanjutnya dalam hati, “Mau jadi kekasih halalmu Mas...”

Cowoknya ga peka, kasian juga sih. Semoga yang punya kisah kayak gini sabar ya. Dunia memang kejam. Sekejam negara api ketika menyerang negara angin. 

Atau... 

Tiba-tiba si cewek upload foto di instagram. Caption-nya, "Aku rasa aku tidak perlu memilih karena Alloh telah pilihkan kau untuk ku. Karena pada dasarnya laki-laki adalah yang memilih dan wanita adalah yang menerima. Kau tau kan konsep itu?"

Cowok: "OMG! OMG! OMG! Ini pasti buat gue. Ini pasti buat gue. Subjeknya "kau" artinya dia seakan ngobrol buat gue. Apalagi dia juga udah tau kok kalau sebenernya aku punya rasa ke dia" Tapi tiba2 diam. "Kira2 ini emang buat gue ga ya? Atau jangan-jangan untuk orang lain yang gue ga tau siapa dia. Apakah gue harus peka? Atau gue lagi ke ge-eran? Sholat istikhoroh dululah. Biar adem ni hati."

Ciaaa... Ini baru top. Pake sholat dulu bro. Kalo tau ada laki2 yang kayak gitu. Itu aku, calon suami idaman. Hahaha. Benerkan, ge-er dan peka itu beda-beda tipis. Kalau menurut gue, itu ga masalah. Walaupun rumit juga. Karena tingkat kebaperan seseorang itu juga beda-beda. Nanti pas udah ditembak ternyata ditolak kan baper. Eh, pas ga ditembak, ternyata itu beneran kode dari doi. Akhirnya, jatuh ke tangan orang lain ujung-ujungnya baper juga. Ga masalah Bro, yang penting keyakinan. Yakin kalau dia bener-bener jodoh kamu. Hanya teruskan. Go ahead. Lamar. Tembak. Ditolak? Ya ampun Broooo, dunia ga selebar daun kelor. Santai aja, kalau masih yakin, perjuangkan. Kalau ga? Ya cari yang lain. Walaupun, teori ga semudah prakteknya sih hehehe. Tetep semangat! 

25 Dec 2015

CEWEK DAN KODE HTML

Standard
Berawal dari sebuah template blog laksana ledakan Big Bang dalam teori-teori penciptaan alam semesta ilmuwan-ilmuwan barat. Bergerak cepat dan terus mengembang dengan kecepatan ekstra menciptakan ide dalam otak kalau gue harus merenovasi tampilan laman dunia maya gue. 

Nggak ada alasan lagi. Secara, gue sudah cukup bosan melihat tampilan blog yang selama ini sudah menemani kejombloan gue. Memang agak sedih, gue harus menggantinya begitu saja karena jenuh. Terkesan selingkuh dan mungkin sedikit play-blogger. Entahlah apa itu istilahnya yang jelas, kalau urusan cewek gue setia kok orangnya. Ciyeee, setia ciyeee. Ceritanya gue lagi pengen suasana baru makanya gue cari-cari template blog yang tepat biar terlihat fresh dipandang dan bikin semangat nge-blog. 

Setelah puas dengan pilihan baru, akhirnya template barunya gue pasang. Oke juga menurut gue. Pikiran gue sudah melayang-layang membayangkan ini dan itu. Nanti disini dikasih foto, nanti disitu di taruh mantan, disana gebetan, dipojok para jomblo, dan kayaknya, jones jadi kursor aja bagus tuh. Terbang sana-sini ga jelas. Pasti kocak.

Tapi ternyata harapan gue nggak berlangsung lama. Template sudah terpasang dengan tampilan baru dan gue nggak tau cara customize-nya. E, lha dasar jomblo! Gue juga lupa nge-download template gue yang sebelumnya. Maksudnya, nge-back up gitu. Jadi, kalau ada masalah tinggal up load ulang. Akhirnya pusing gue, nasi sudah jadi bubur. Template baru sudah terpasang, template lama hilang. Mau mengulang waktu juga nggak bisa. Seandainya para mantan jualan waktu. Ah, sudahlah. Sebenernya nggak masalah sih. Gue bisa cari cara ini itu di google. Tapi bakalan makan waktu lama. Harus diedit satu-satu. From the bottom to the top.

Ga ada cara lain. Akhirnya gue jabanin. Gue belajar cara edit html. Ga tau apa itu, pokoknya gue ngeditnya pake feeling. Kiranya kode ini harus dihapus gue hapus. Harus di tambah gue tambah. Emang lama, karena harus bolak balik cek apanya yang berubah di tampilan. Lha gue ga tau kode yang dihapus itu apa yang bakalan hilang makanya gue cek perubahannya. Kalo tau-tau tulisannya jadi segede gajah semua ya gue undo. Gitu terus, sampai ladang gandum dihujani coklat dan jadilah coco crunch. Pokoknya, sampe malem, sampe punggung gue pegel-pegel. Sampe tidur pun ga enak. Sampe mantan ikut berkunang-kunang dalam gelapnya pandangan pas merem. 

Terlepas dari kejadian yang cukup melelahkan itu, gue belajar sesuatu. Ternyata, kode-kode cewek nggak jauh rumitnya sama kode-kode html ini. Bikin lelah dan butuh kesabaran ekstra untuk memecahkannya. Tapi satu, hasil memang sesuai dengan pengorbanan. Lelah gue akhirnya terbayar, setidaknya gue cukup puas dengan tampilan blog gue saat ini. Soalnya, sebelumnya ada foto cewek bule nampang di kolom sebelah kanan. Masak iya gue biarin. Pacar bukan, gebetan bukan. ya gue hapus. Tapi ngegantinya itu yang harus masuk dunia kode-kode yang gue ga tau sama sekali. Ah, semoga urusan cewek juga nantinya jangan susah-susah amat ya. Bikin kode yang gampang-gampang aja oke hhe

12 Nov 2015

KEKHAWATIRAN ITU ADA

Standard
Aku menunggu. Kamu menunggu. Meski terkadang menunggu tak seinci pun menyeret kita untuk bertemu di titik rindu. Tapi, adakah yang lebih indah dan syahdu dari dua jiwa yang saling menunggu? Yang tak saling menyapa, tapi diam-diam mengucap nama dalam doa? - Azhar Nurun Ala, Jatuh.
Untuk saat ini, aku memang tidak tahu apa-apa tentang keberadaan hati kamu. Tapi aku meyakinkan hati bahwa kamu sedang mengumpulkan keyakinan untuk menerimaku. Itu wajar, karena aku tahu kamu adalah wanita yang berhati-hati. Wanita yang benar-benar memikirkan bagaimana kehidupannya kelak. Apakah aku baik untuk masa depanmu atau tidak. Itulah kenapa terkadang kamu tampak angkuh. Tentunya, kamu tidak ingin menyesal kan dengan pilihan kamu? Karena ini hidupmu. Semua itu wajar kok terjadi padamu.
Ah, seandainya aku tahu kamu sedang menungguku atau setidaknya aku tahu kecondongan hati kamu. Betapa indah dunia yang sedang kujalani ini. Tapi aku yakin, semua keletihan ini akan terbayar setelah kamu terima cintaku. Disitu aku akan sujud syukur atas segala doa-doa yang kupanjatkan untukmu.
Walau seperti itu, kekhawatiran itu tetap ada. Kekhawatiran ketika kita tidak diizinkan untuk bersama. Kekhawatiran ketika aku harus menerima kenyataan. Kekhawatiran tatkala kata-kata penghibur harus kubaca dan kudengar setiap waktu. Semua itu mengalir lembut dalam jiwa setiap waktu. Hanya ketika melihat kamulah kekhawatiran itu sirna. Semoga saja kamu juga mendoakan agar rasa khawatir ini hilang. Setidaknya, jika kita tidak berjodoh, semoga Alloh menentramkan hati ini dengan ketetapannya.

10 Nov 2015

BISIKAN UNTUK MELUPAKANMU

Standard
Ada kalanya jenuh itu datang. Aku tidak selalu bisa menstabilkan irama cintaku kepadamu. Dan ketika itu tiba, bisikan-bisikan lembut di dalam hatiku selalu menggoyahkan ketetapanku.
Seperti,
Sudahlah, wanita itu banyak. Cobalah kamu keluar dari kekolotanmu. Tengoklah jawa, sunda, betawi, bugis, atau bahkan dari sabang sampai merauke. Dari yang cantik, kembang desa, cerdas, sholehah, hafizoh, semua itu ada. Sudah, abaikan saja dia.
Atau seperti,
Ya ampun! Bro, sadar Bro. Ini pegang buku, belajar sono. Bikin prestasi. Ini al-Quran, hafalin sono. Jadi hafiz. Semoga dengan itu jodohmu lancar. Pungutlah gadis yang sesuai dengan kriteriamu. Insya Alloh dia akan merasa beruntung mendapatkan dirimu. Sudah anggap aja dia angin lewat.
Atau juga seperti,
Tenang Bro. Banyak orang yang cintanya bertepuk sebelah tangan. Parahnya, ada juga wanita yg dicintainya itu mencintai orang lain. Bahkan, ada wanita yang tidak merasakan cinta sedikitpun dari laki-laki yang mengejarnya. Tidak di cintai itu sakit. Diabaikan juga sakit. Lupakan saja dia dengan sikapnya. Itu jalan hidupnya. Dia tetap akan bahagia. Banyak laki-laki berdasi atau bersorban yang sedang ia idamkan.
Kamu juga akan bahagia tanpanya. Ini jalan hidupmu. Banyak wanita yg bisa kamu pilih. Banyak wanita yang sedang menunggu untuk kamu pinta. Jadi take it easy. Sekarang, perbaiki diri lagi.
_________
Kamu tahu apa ketetapanku setelah badai bisikan itu?
Aku tetap memilih KAMU!
Aku akan menjemput kamu jika memang kita berjodoh. Seandainya ada lelaki lain yang datang sebelum aku dan kalian menikah. Berarti kita tidak berjodoh.
Tetapi, kalau memang aku dan kamu berjodoh, seribu lelakipun yang datang kepadamu, keadaan akan menolaknya dan hanya satu lelaki yaitu jodoh kamulah yang akan sampai pada qobiltu nikahaha…. Yaitu aku.

5 Aug 2015

JOMBLO BERKUALITAS JOMBLO KEKINIAN

Standard
Walopun bukan malam yang ditakutin para jomblo. Malam yang notabene jombloers begidik dan kejang-kejang, terkadang juga ada yang kesurupan tanpa sebab, juga ada yang berharap pagi cepat datang, atau nana-nana (baca: nyanyi) dalam kamar sendirian dengan suara pas-pasan, dan tentunya banyak lagi ritual yang dilakukan jombloers untuk menangkal setan-setan yang gentayangan di taman-taman dan jalan-jalan tikus. Gue, walopun gue jomblo. Walaupun bukan malam minggu. Gue tetep beraktifitas dan berkarya. Kayak hari ini gue lagi jadi jomblo berkualitas. Hhe. Sombong dikit yaelah. Woles aja. Lagian di mana-mana pada nge-jones sih. Kayak masa depan suram aja. Kan ga kekinian banget. Jomblo sih jomblo. Tapi kekinian dikitlah. 
Ceritanya gue lagi latihan ngegambar. Nge-sekets. Bikin seketsa wajah dari foto yang gue ambil dari facebook. Korban percobaan gue, temen gue sendiri. Masak iya foto orang yang ga gue kenal, kan ga seru. Sebenernya pengen foto mantan tapi takut teringat MA-nisnya inga-TAN datang lagi. Foto gebetan juga menantang sih sebenerya, tapi ah sudahlah lebih baik foto cowok aja lebih nyaman dihati dan ga mengotori suasana kalbu gue hhe. So, jadinya gini:

Foto aslinya dirahasiakan demi privasi. Kalo gue liat sih ga mirip. Namanya juga baru latihan. Tapi lumayanlah. Sekilas, dari hasil gambar ini gue berbakat juga ternyata. Hahaha.
Menggambar itu butuh kesabaran ekstra. Sama kayak kesabaran gue mendapatkan si doi. Cieee. Hhe. Gue bikinnya ga kilat. Kayaknya dua jam ada. Cuman wajah gitu doang. Tapi lama. Itu pun, finishing-nya gue ga tahan lagi akhirnya gue cepet-cepetin dan hasilnya kayak gini:

Jadi aneh ya? Gue jadi sadar, sesuatu yang buru-buru itu hasilnya ga bagus. #Alesan_Karena_Ga_Bisa_Finishing_Sebenernya_Hahaha. Maklum, baru nyoba ngegambar.
Dari gambar itu seenggaknya hari ini gue ngerasa jadi jomblo berkualitas. Bisa mengisi kekosongan dengan berkarya atau apalah yang penting manfaat dari pada duduk ngelamun, ngabisin masa muda dengan hal-hal kosong, dan sedikit angkat dada ngeliat anak muda jaman sekarang pacaran wasting time buat jalan-jalan ga jelas. Mending belajar dan berkarya. Ada aksi nyata yang bisa dibanggakan ya ga guys? 
So, apa aktifitas lo kalo lagi kosong?

31 Jul 2015

CEWEK?! HATI-HATI DENGAN COWOK INI

Standard
Entah mengapa hari ini gue lagi demen banget ngomongin mantan. Searching di google juga tentang mantan. Baca blog temen juga gue cari arsip-arsip mantannya. Sampai di blog sendiri pun gue baca ulang tulisan gue yang judulunya mantan. Entah mengapa langit hari ini dipenuhi gradasi mantan. Terakhir gue baca blog tetangga, gue lupa namanya tapi ceritanya emang menyedihkan sih. Mungkin bisa jadi bahan pelajaran bagi yang lain. Terutama cewek. Nah, gara-gara itu, gue tulis tulisan ini sebagai rambu-rambu bagi para cewek untuk menghindari cowok-cowok terkampret yang ada di dunia ini. Sebenarnya ada apa sih dibalik kata mantan itu? Kenapa harus jadi mantan padahal sebelumnya saling mencintai? So simak ya.
Manis diawal sepah diakhir
Usaha guling-guling, ngemis-ngemis, gombal-gombal di depan gebetan sampe berbusa-busa emang ga selalu bisa jadi patokan kesungguhan seorang cowok. Kadang mereka memburu sampe ujung dunia itu gegara penasaran doang. Udah dapet ya udah, seminggu dua minggu juga bakalan putus. Parahnya malah cari selingkuhan. Untuk jenis ini, hati-hati ya. Karena ga terdeteksi. Bisa-bisa lo masuk RSJ gara-gara ga bisa move on dan trauma. Kan kasihan orang tua lo yang gedein dari kecil hingga sekarang ini dengan penuh kasih sayang harus melihat lo ga mau makan seharian dan pengennya dikamar mulu. Tidur, berusaha melupakan segalanya.
Pemberi harapan palsu
Diberi perhatian, si doi ngebales dengan perhatian yang aduhai. Diberi waktu, doi ngebales dengan meluangkan waktu lebih banyak untuk mendengarkan lo curhat, menemani jalan kesana-kemari, memberikan kejutan ini dan itu ujung-ujungnya dia jalan sama cewek lain kan nyesek. Nyeseknya sih ga masalah tapi malunya yang jadi bumbu tambahan itu lho yang bikin pengen lenyap dari dunia. Apalagi dipehapein perasaan sendiri alias terlalu mengharap dan berkhayal terlalu tinggi kan nyeseknya pake banget iya ga gals?
Dekat dengan banyak cewek
Ga jamin cowok lo bakalan setia. Liat aja sosmednya dah kayak asrama putri aja. Chat fbnya dari atas sampe bawah nama cewek semua. Pathnya 80% cewek. Hati-hati mbak, lo bakalan di kacangin. Jangan-jangan dihatinya banyak kamarnya. Hayo... rajin-rajin kroscek ya hahaha tapi jangan lebay nanti dia ilfeel sama lo kan tambah repot tuh hubungan. Jadi wajar aja ya jangan sampe ketauan pas jadi mata-mata.
Terakhir carilah cowok yang mencintai lo secara lahir maupun batin. Cirri-ciri yang paling nyata adalah dengan melihat agama, akhlaq, kebiasaannya. Rajin ngaji, solat, berbakti kepada orang tua dls. Ibunya aja dimuliakan. istrinya pun juga bakalan di jaga dan di bimbing supaya bisa menjadi ibu yang baik bagi anak-anaknya kelak. So, keep spirit. Semoga move on-nya lancer ya… hhe   

29 Jul 2015

SIMPLE SIH TAPI...

Standard
Sebenernya simple tapi kadang cuma bikin renungan panjang di depan lepi tanpa aksi. Gue serius, dan ini penyakit terutama bagi para jomblo yang lagi kerangjingan nulis. Sabar mereka mengumpulkan ide, kadang tangannya di taruh dagu, kakinya diangkat satu, udah bosan gantian satunya diangkat, ga lama setelah itu garuk-garuk kepala. Gitu-gitu aja terus sampai ladang gandum dihujani cokelat dan jadilah koko crunch. Gue sih santai aja dengan kelakuan mereka. Maklum aja jomblo lagi labil yang coba mencurahkan isi hati mereka itung-itung obati hati yang kosong. Sayangnya gara-gara takut dibuli, mereka mencoba meresapi bagaimana rasanya patah hati, ditembak, diterima dan berusaha menggambarkannya dalam secarik kertas virtualnya di blog. Alih-alih nulis yang ada malah merenungi nasib jomblonya. Hhe
Simple tapi seringnya bikin kening berkerut. Gue ngerasiin juga kok. Kadang bingung bikin kalimat pembukanya. Setelah paragraph jadi bingung lagi selanjutnya harus diisi apa. Informasi apa yang harus dibagi atau hanya sekedar curhatan kosong bangun tidur ku terus mandi, terus berangkat sekolah, terus pulang, terus mandi, terus tidur, dan bangun pagi lagi. Atau harus gimana? 
Simple tapi bikin sakit hati. Tulisan jadi, tapi setelah dibaca ulang isinya acak adut. Paragraph satu cerita piknik. Paragraph dua cerita asiknya ngimpiin mantan. Paragraph tiga cerita dapat gebetannya si mantan. Paragraph ke empat kelar tulisan lo masuk recycle bin gara-gara lo ga pede dan pengen jadinya keren aja. Sebenernya bisa diedit ulang bahkan bisa jadi 4 tulisan dengan fokus mendalam. Tapi hati dan pikiran udah lelah akhhirnya tutup lepi dan ga semangat lagi nulis. Ujung-ujugnnya teriak-teriak dalam jamban “gue ga bisa nulis”. Tolong gue, gue ga kuat lagi. 
Sabar guys semua itu berproses. Pengen tulisan dengan diksi indah ditambah narasi yang memikat plus substansi yang jos itu butuh waktu. Waktu buat lo membaca lebih, waktu buat lo latihan memanage pikiran secara sistematis. Waktu buat lo mengaplikasikan kosa kata baru ke dalam tulisan lo. Dan yang terpenting dari menulis adalah membaca baik tulisan ato keadaan. Kemudian latihan dengan target. Latihan membagi-bagi substansi tulisan kedalam pokok penting seperti pembukaan, pengemukaan masalah, isi, solusi, dan penutup. Kemudian latihan bikin kejutan. Dan banyak lagi latihan. Intinya latihannya bertarget agar perkembangan tulisan lo terasa nyata bukan asal nulis ga tau arah. Udah puluhan lembar tapi isinya kosong menarik kaga dibaca bikin bosen. Terserah mau nulis apa bebas. Mau curhat, mau ceramah, ato apa kek yang penting ada target tertentu dalam tulisan. Btw lagi pengen curhat nih tapi pake tehnik narasi aja deh. Atau flashback aja deh. Ato apalah terserah kamu. Yang penting selamat menulis dan jangan lupa membaca…. hhe     

24 Jul 2015

KIRIMAN CINTAKU DITERIMA NET

Standard
Ketika lo nembak cewek terus diterima rasanya gimana? Atau mantan lo ngajak balikan deh? Hmm, gebetan lo tiba-tiba aja keluar dari gua cueknya? PDKT lo selancar tapi ga sepanjang jalan tol? Gua yakin, jantung lo tiba-tiba berdebar ga karuan. Rasanya tak menentu. Hati bergetar-getar. Menanti hadirmu disini. Ok, intinya lo kayak kejatuhan duit satu karung dari langit. Ga terduga dan tiba-tiba. Right?
Masalah lamar-melamar, tembak-menembak emang juga ga ada abisnya buat para jombloers. Gue udah rasain semua yang namanya ditolak dan diterima. Entah itu dari jaman cupu sampe alay-alaynya gue. Yang paling sakit emang kalo ditolak. Rasanya nyessss sampe ulu hati. Kayak disuntik pake jarum yang dah ditaruh kulkas seminggu. Apalagi nolaknya so-sok halus gitu. Kamu terlalu baik buat aku. Rasanya itu setelah jarum masuk ke hati kayak diinjeksi racun terus sekejap kelepek-kelepek, guling-guling, pengen gigit-gigit tiang listrik. Kalo diterima sih emang nyenengin. Siapa sih yang ga suka pilihan hatinya bertepuk dua tangan? 
Itu kalo masalah cinta. Nah, masalah tulis menulis juga ga jauh beda. Gua pernah ikut lomba menulis cerpen di suatu majalah. Sampe gua bela-belain kirim dan berusaha sebaik mungkin sebelum deadline. Gue sampe hujan-hujanan dan tali sandal putus gara-gara ngejar deadline hari itu buat kirim naskah. Yah, akhirnya juga harus menerima realita dan bersabar. Selain itu, gue pernah kirim cerpen dan puisi di suatu media masa. Alhamdulillah diterima walau harus menunggu beberapa bulan walaupun banyak juga sih yang ga diterima. 
Nah, kali ini berbeda. Gue emang ga terlalu ngarep banget. Tau sendirikan kalo terlalu ngarep biasanya sakitnya tuh kerasa sampe hati. Ceritanya  gue coba jadi Citizen Jurnalist di suatu televisi nasional. Awalnya gue kirim video tentang salju di Yordania hhe. Udah empat bulan sih dan belum dimuat. Yah, gue tau pasti yang kirim video banyak dan seleksinya juga banyak. Gue ngerti itu dan gue terima apa adanya. Nah, yang satu ini beda guys. Gue kirim video yang ke dua gue eh tiba-tiba dua hari kemudian gue dapet email dari Net TV kalo video gue sudah tayang di Net10. Yey, gila! Baru dua hari kirim langsung diterima dan langsung tayang. Rasanya kayak dapat jodoh tiba-tiba. Hhe, biasa, efek jomblo jadi mikirnya jodoh mulu. Udah lama sih jomblonya hahaha. Oke, langsung aja ya ini dia hasil karya gue sebagai citizen jurnalist yang di terima di Net TV…

19 Jul 2015

MOVE ON-ISASI MANTAN

Standard

Bicara masalah mantan emang ga ada habisnya. Kadang aku bingung harus berbuat apa dengan satu makhluk astral bin mengerikan ini. Kedatangannya terkadang membuat hati berdesir, dada berdebar, nafas kembang kempis tak karuan. Tapi makhluk itu nyata, bentuknya ada, wujudnya terlihat, parfumnya khas, dan pandanganya penuh dengan masa lalu. Ada bahagia ada juga derita.
Mantan bagiku laksana surga dalam khayalan. Berbagai kenangannya terkadang terlalu manis untuk diingat. Ketika pegangan tangannya sanggup untuk menenangkan jemu dan duka seketika hati berdebar dengan segala kenyamanan dan rasa aman. Juga ketika pandangan mata bertemu, tatapan lurusnya menembus masa depan penuh harapan. Waktu bersamanya seperti angin menembus celah batu karang juga seperti melewati ranting pepohonan meninggalkan nada alam yang indah dan natural. Dunia berputar hanya ada aku dan dirinya.
Mantan bagiku juga seperti neraka dalam ingatan. Sebenarnya ga perlu lebay mendiskripsikan derita. Setiap orang pasti tidak ingin menderita. Hanya saja kenapa harus mampir dalam seikat kehidupan yang akhirnya harus disebut mantan. Bukankah ketika ikrar cinta diucap dan kebahagiaan dilalui segala sesuatu menjadi satu. Satu dalam hati, satu dalam rasa, dan tak kenal khianat. Tapi ketika kita harus memakai title mantan, semuanya berubah. Ada kisah dibalik kata itu. Kisah yang terkadang kita harus ikhlas menerimanya. Melupakannya. Menganggapnya biasa dan memahami tidak ada yang sempurna di dunia ini. Ada pertemuan, ada juga perpisahan. Memang kadang menyakitkan untuk diingat tapi ya itulah mantan. Yang perlu kita lakukan hanyalah mengikhlaskan.
Ikhlas bahwa separuh jiwa kita telah pergi. Ikhlas dan ga perlu sok cool ketika berpapasan. Juga ga perlu menghindar jika bertemu. Atau salah tingkah bingung harus berbuat apa di depan mantan. Mantan bukan setan, mantan juga manusia yang tak perlu dihindari. Juga ga perlu nangis-nangis dipojokan teringat kenangan. Yang perlu dilakukan hanya menyadari dan mengikhlaskan. Tunjukan siapa diri ini. Prestasi apa yang dipunya. Berjalanlah di depanya dengan senyum dan sapaan hangat sedangkan dikedua tanganmu penuh dengan prestasi yang membanggakan. Itu lebih baik dari pada guling-guling ga jelas dibawah kolong jembatan.
Proses move on memang terkadang tidak mudah. Tapi yang terpenting adalah mengikhlaskan bukan menghindar dan menjadi lemah. Tunjukan wibawamu. Ga perlu berlama-lama dalam derita. Cukup segores luka yang memberi pelajaran berharga dalam kehidupan ini. Selanjutnya kamu adalah istimewa. Jadi, cepat! Move on, move on, move on! Dunia tak selebar daun kelor guys…


13 Jul 2015

KE-PEKA-ANISASI DALAM RELATIONSHIP

Standard
Gue rasa cerita ini konyol banget. Dulu, waktu gue masih kecil sering diajak belanja oleh ibu ke pasar. Gue menikmati suasananya. Waktu itu gue masih anak sd yang ingusnya sering beler. Ketika tiba di tempat jajanan, ibu selalu menawari gue banyak makanan. Konyolnya, gue cuma berdiri di tempat dengan kepala tegak hanya memandang berharap ibu tahu apa yang gue pengenin. Karena ibu ga tahu dan mengira gue ga pengen apa-apa akhirnya tangan gue ditarik pergi. Gue ga mau dong, gue tetep bersikokoh diam di tempat tanpa kata. Masak iya ibu ga tau apa yang anaknya inginkan. Itu yang gue pikirin waktu kecil dulu.
Ibu ga PEKA!!! Dulu gue ga tau istilah itu. Yang gue tahu, gue merasa bener aja pokoknya berharap ibu tahu apa yang gue pengenin. Ga lebih dan ga kurang. Dengan melihat wajah dan pandangan aja seharusnya ibu tahu. Tapi ya sudahlah. Selalu aja berakhir dengan gue nangis-nangis guling-guling di pojokan karena sampe rumah gue ga dapet apa-apa. Udah pulang tangan kosong, dimarahin lagi karena gue ga ngomong sepatah katapun  waktu di pasar.
Itu ga sekali dua kali guys walopun ga tiap kali, tapi seringnya gitu. Ga assertive sebenernya. Jadi ngerasa kayak cewek yang selalu bilang ke cowoknya lo ga pernah peka! Titik!. Apalagi cewek jaman sekarang yang dimana-mana nuntut cowoknya untuk peka terhadap segala kode yang tersirat ataupun tersurat dari ujung rambut sampe ujung kaki. Memang mungkin fitrahnya seperti itu. Cewek dengan kelembutan dan segala sifat malunya terkadang hanya bisa mengirim beberapa sandi morse dan berharap cowoknya mengerti. Contohnya, sang cowok dengan sigap membelikan es krim yang sempat dilirik ceweknya pas lagi jalan-jalan padahal ceweknya ga bilang apa-apa tapi karena perhatian sang cowok akhirnya ceweknya bisa tersenyum bahagia. Ini kalo ceweknya beruntung dapet cowok yang siap mengawasi segala jenis kode binary yang rumitnya minta ampun itu. Tapi ada juga yang kayak gini:
“Mas, baik banget beliin gadget keluaran terbaru.”
“Iya dong, aku kan perhatian dan selalu tau apa yang kamu mau.” Terus cowoknya nyeritaiin semua kejadian kemarin berharap bisa buktiin caranya dia nyari tau apa yang dipengenin ceweknya.
“Oalah, bukan itu mas. Kemarin aku lagi pengen banget kue, makanya aku liatin terus. Soalnya ada rasa-rasa baru yang belum aku coba. Bukan ngeliatin toko hp yang ada di sampingnya -_-.”
Nah loh, tabungan abis buat ngebahagiain ceweknya ternyata ceweknya cuma pengen es krim doang. Salah baca kode. Kelar idup lo dah. Untung aja ceweknya baik ngembaliin lagi hadiahnya terus nyeramahin panjang lebar suruh hemat, menabung, sodaqoh dan lain sebagainya. Nah kalo hadiahnya diterima dan cuma seneng-seneng doang kelar idup lo sekali lagi dah.
Emang sih, dapet cowok atau cewek yang perhatian selalu tau apa yang diinginkan pasangannya itu romantis banget. kayak lagi nangis terus diusapin air matanya, lagi sedih dihibur, lagi makan disuapin. Tapi ga semua keadaan itu bisa dibaca kodenya. Ada saat-saat dimana kita harus bersikap assertive. Mengungkapkan isi hati atau keinginan kita secara gamblang tapi ga mengurangi nilai-nilai kesopanan. Terbuka ga ada acara jaim-jaiman ato malu-maluan. Semua itu bikin ribet dan cuma bikin kesel doang. Kayak pengalaman kecil gue yang selalu berharap ibu gue tau keinginan gue yang akhirnya selalu ga dapet apa-apa. Kan nyesek guys. Cuma jadi penyakit hati doang. So, komunikasikan dengan benar tanpa drama dan kode-kodean ya. hhe